Berita Terbaru :

Google Translate

BlogUpp!

Custom Search
Tampilkan postingan dengan label Sosok Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosok Motivasi. Tampilkan semua postingan
Browse: Home / Pembuat Doodle (Logo Google)

Pembuat Doodle (Logo Google)



Google adalah salah satu Search Engine terbesar dan paling populer setelah Yahoo!. Google bukan hanya inovasi – inovasi teknologi terkini yang banyak dikembangkan, tetapi masalah logo pun mereka yang paling menarik, seperti perayaan tahun baru, olimpiade kemaren, atau peringatan-peringatan lainnya.

Lalu pertanyaannya,siapakah di balik kreasi logo-logo Google?

Dennis Hwang
Dennis Hwang (Hwang Jeong-mok) adalah desainernya. Dennis adalah warga Korea-Amerika, lahir di Knoxville , Tenesse dan di kampung halamannya di Korea (Gwacheon) ia dibesarkan.

Dennis adalah pelukis Doodle yang selalu mengambar logo logo Google yang biasa ditampilkan di hari penting, festival, ataupun holiday. Doodle sendiri adalah logo Google yang ditampilkan itu.

Sekarang, Dennis menduduki posisi sebagai international webmaster di google. Dia mulai menggambar logo nyentrik untuk hari-hari raya pada google dalam peringatan Bastile Day, pada tanggal 14 juli 2000 berdasarkan permintaan dari Larry Page dan Sergey Brin.

Ketika Google mengadakan kompetisi untuk melukis Doodle ke anak-anak, Dennis Hwang sempat memberikan tips. Semoga bermanfaat untuk adik-adik sekalian walaupun tidak relevan tapi tetapi aja tips yang sangat bagus dijadikan masukan..

1. Pastikan design kamu cocok dengan bentuk dari huruf didalam logo Google, tapi jangan biarkan itu membataskan kreatifitas kamu

2. Eksperimenkan dengan berbagai media (tools) untuk melihat yang mana paling cocok dengan design kamu (kamu juga bisa membuat doodle kamu di pcmu sendiri)

3. Jangan membuat design anda terlalu ribet – gambar2 yang simple mempunyai impact paling besar

4. Ingat bahwa design kamu mungkin berakhir di halaman utama Google, jadi bayangkan bagaiman kira2 tampilannya dalam layar Google

5. Untuk mencari inspirasi tema “What I Wish for the World?”, coba pikirkan masa depan dan apa yang kamu jadikan beda dengan sekarang.

6. Ingatkan selalu menggunakan warna dengan benar dan bagaimana warnanya berinteraksi dengan sebuah background putih

7. Hindari unsur komersial dan gambar yang di copyright

8. Mainkan imaginasi kamu – coba buat sebuah doodle yang beda dengan yang lain dan belum pernah dibuat sama sekali.

9. Silahkan gunakan ruang kosong dibelakang ataupun didepan huruf Google, tetapi coba seimbangkan design kamu

10. Have fun…! “Doodle 4 Google” tidak lain adalah tentang kreatifitas dan menikmati membuat sesuatu yang fun.


Apakah sobat juga pengen jadi pemenang design logo doodle dari eropa kayak anak ini? Ayo berkreasi!..
doodle

Sumber : Disini

Semoga Bermanfat Artikel ini sob...^_^.. Thank's... Description: Pembuat Doodle (Logo Google) Rating: 3.5 Reviewer: ando_aja ItemReviewed: Pembuat Doodle (Logo Google)
»»  Selengkapnya...
Browse: Home / Rahasia Meraih Sukses Orang - Orang Cina | 2012

Rahasia Meraih Sukses Orang - Orang Cina | 2012

Bagaimana Orang - Orang Cina bisa menguasai pasar perdagangan di Indonesia? bahkan di dunia?

Lihatlah mereka begitu mudah menjadi sukses dalam perdagangan. Seperti kita ketahui bersama hampir di setiap sudut pusat perdagangan mereka ada dan rata-rata sukses. Bagaimana dan apa rahasianya?

Berikut ini adalah rangkuman dan point penting dalam buku “Rahasia Bisnis Orang Cina” tulisan Ann Wan Seng. Mau kaya dan sukses? Silahkan pahami dan praktekkan :

1. KERJA KERAS ibarat kata keramat yang mendorong pedagang Cina berhasil dalam bisnisnya…

2. Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan.

3. Orang Cina cenderung memilih berdagang karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan perdagangan juga menyediakan ruang yang luas bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuannya.

4. Perdagangan orang Cina tidak banyak formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha menjadikan kegiatan dagang ini semudah mungkin.

5. “Jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di Barat, kita tidak akan dapat menyaingi mereka,” kata Kim Woo Choong. Harus lebih rajin lagi agar bisa menyaingi mereka.

6. Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.

7. Persepsi orang Cina pada perdagangan adalah positif. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan, dan kebahagiaan.

8. Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali.

9. Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.

10. Keuntungan yang diperoleh tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.

11. Uang digunakan untuk menghasilkan uang.

12. Pedagang Cina membolehkan terjadinya tawar-menawar. Meskipun proses ini memakan waktu dan mengurangi keuntungan, hal ini dapat menggembirakan hati pelanggan.

13. Pantang mengeluh di hadapan pelanggan, apalagi menunjukkan emosi negatif.

14. Bersikap terbuka dan berlapang dada apabila menghadapi situasi sulit, dan tetap fokus mencari jalan keluar.

15. Sekedar pintar berdagang tidak memberikan hasil yang maksimal. Harus didukung dengan sikap agresif, proaktif, berani, tahan banting, semangat tinggi, dan rela berjuang untuk merebut segala peluang yang ada.

16. Orang Cina rela bangun dini hari dan terus bekerja sampai malam hari.

17. Apabila orang Cina mengatakan akan berdagang mereka biasanya tidak akan berpikir panjang untuk menindaklanjuti. Pengalaman dan kemahiran tidak penting karena hal itu dapat dipelajari kemudian.

18. Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan membuatnya semakin gigih. Kegagalan kedua dijadikannya pelajaran. Kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak. Kegagalan berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya.

19. Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan atau target untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

20. Budaya dagang orang Cina mengutamakan kecepatan dalam bertindak, hal ini penting seperti “siapa cepat dia dapat” .

21. Orang Cina mengijinkan pelanggan membuat pilihan sendiri, memberikan pelayanan yang baik, diskon atau kemudahan kredit.

22. Dunia perdagangan penuh dengan persaingan keras dengan berbagai macam cara. Oleh karena itu pedagang harus mempersiapkan dirinya dengan seni ‘bela diri’ perdagangan untuk menghadapi serangan dalam bentuk apapun dan kemungkinan yang akan datang.

23. Seni berdagang memerlukan kecermatan dan ketelitian, tidak cukup jika kita mempelajari teori saja. Berdagang perlu praktik dan menuntut seseorang senantiasa fleksibel.

24. Seni berdagang orang Cina mengutamakan prinsip ‘win-win’.

25. Pedagang harus memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.

26. Tanpa mengalami kerugian, keuntungan tidak mungkin datang.

27. Sebagian dari keuntungan disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apapun yang di luar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja.

28. Kerugian jangka pendek merupakan jalan yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

29. Pedagang Cina mempunyai kode etik. Menjatuhkan perdagangan orang lain adalah perbuatan yang terkutuk.

30. Bagi masyarakat Cina, pedagang dilarang mengganggu dan menjelek-jelekkan kegiatan perdagangan orang lain. Persaingan dibenarkan menurut nilai moral dan pertimbangan kemanusiaan. Pedagang yang tidak mematuhi etika ini akan terkena sangsi. Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang lain dianggap sebagai tindakan yang menyalahi aturan. Sekali namanya sudah rusak, selamanya orang tidak akan mempercayainya lagi.

31. Meskipun kasih sayang dan sikap patuh tidak dapat dinilai dengan uang, kekayaan akan dapat memberikan kebahagiaan dan meningkatkan status sosial keluarga dalam masyarakat.

32. Beberapa faktor yang memotivasi keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan, perasaan kurang aman, kemampuan bertahan hidup di tempat orang, tidak ada pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat sejak kecil.

33. Dalam sistim sosial orang Cina, anak laki-laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu cara menunjukkan penghormatan kepada kedua orangtua dan mengangkat martabat keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan.

34. Uang tidak pernah jadi penghalang. Asal ada kemauan, pasti ada jalan. Jika belum ketemu jalan, buatlah jalan.

35. Petuah untuk berhasil dalam bidang perdagangan adalah dengan menjadi pedagang yang jujur, terpercaya, dan memudahkan urusan.

36. Untuk menjadi pedagang yang berhasil, harus mampu meyakinkan pelanggan.

37. Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan asal mereka dapat ‘menangkap’ dan memikat hati pelanggannya.

38. Kesabaran itu memang pahit, tapi buahnya sangat manis.

39. ketekunan digabungkan dengan tekad yang kuat dan diperkuat dengan KESABARAN niscaya akan menjadi asset yang cukup berharga bagi siapa saja yang ingin melibatkan dirinya dalam perdagangan.

40. Kebanyakan usahawan Cina yang sukses bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.

41. Beberapa ciri yang menunjukkan seseorang itu memiliki bakat berdagang : mukanya bulat, enak dipandang, badan berisi, dahi cerah dan luas, serta begitu bergairah terhadap uang.

42. Emas yang tersembunyi hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang gigih mencari dan menggalinya.

43. Orang Cina tidak mencari-cari alasan. Mereka berusaha menghilangkan alasan apa pun dan menjauhkan diri dari pendapat-pendapat negatif (yang tidak membantu mereka).

44. Pandai atau tidaknya seorang pedagang hanya dapat diketahui setelah dia berhasil mengatasi segala rintangan yang menghadang di dalam perdagangan yang beresiko tinggi.
45. Sekali melangkah, mereka akan terus melangkah. Tidak ada kata mundur.

46. Orang Cina percaya, nasib buruk dapat diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan digantikan dengan nasib baik.

47. Masalah adalah batu loncatan, dan bukan penghalang sebuah keberhasilan.

48. Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki otak yang cerdas. Yang diperlukan adalah KEBERANIAN menghadapi tantangan apa pun yang datang.

49. Kedinamisan dalam masyarakat Cina berkaitan erat dengan sikap mental orang Cina, fleksibel, mudah beradaptasi, menyesuaikan diri dengan perubahan iklim ekonomi dan perilaku pasar.

50. Pedagang Cina biasanya tutup buku pada setiap akhir tahun. Suatu perdagangan dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu mencatat keuntungan. Para pedagang Cina akan menyelesaikan utang tiga hari menjelang tahun baru.

51. Pamali bagi pedagang, tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak baru perdagangannya.

52. Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, angkutan umum, dan dekat dengan pusat administrasi pemerintahan.

53. Feng Shui adalah ilmu sains dan geografi yang digunakan orang Cina untuk mencari tempat membangun usaha perdagangan dan rumah kediaman.

54. Impian hanya tinggal impian jika pedagang terus bertahan di batas bawah dan tidak mau mengubah sikap mental dan tindakan.

55. Orang Cina mewujudkan impiannya dengan menyusun strategi untuk memperkecil risiko kerugian, memperbaiki kedudukan dan masa depannya.

56. Pedagang harus memiliki daya tahan dan semangat juang yang tinggi, tidak mudah takluk pada keadaan, tetapi berusaha membuat keadaan tunduk pada kehendak mereka.

57. Modal, bukan penentu utama untuk berhasil atau tidaknya perdagangan. Kadangkala modal yang sedikit diiringi dengan pengetahuan seluk beluk perdagangan yang mantap dapat membuat pedagang berhasil.

58. Mereka yang sudah memiliki tekad untuk berdagang tidak perlu membuang waktu membuat perencanaan yang rapi, memikirkan resiko, dan mempertimbangkan untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan nyata setelah memikirkan strategi dagang yang terbaik.

59. Perjalanan seribu batu dimulai dengan langkah pertama.

60. Keberhasilan orang Cina bukan disebabkan keahlian mereka dalam bidang perdagangan melainkan hasil kerja keras, kesungguhan, keberanian, keyakinan, perencanaan, keringat, air mata, dan pengorbanan yang turut melibatkan seluruh anggota keluarga.

61. Orang Cina rela menebalkan muka, menahan caci maki orang lain, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperolehnya digunakan dengan sangat hati-hati.

62. Jika ingin mencari rekan bisnis, carilah orang yang dapat dipercaya. Teman dekat belum tentu menjamin bahwa dia akan setia dan tidak akan mengkhianati temannya.

63. Agar keuntungan terus bertambah, sebagian keuntungan disumbangkan kepada yang membutuhkan, sebagian digunakan untuk investasi kembali.

64. Wawasan bisnis orang Cina : Kesulitan, kepedihan, keletihan, tidak pernah melemahkan pedagang yang berwawasan. Dalam perdagangan, ada waktunya muncul dan tenggelam. Jika tenggelam, harus muncul kembali, jika jatuh harus cepat bangun lagi dengan kekuatan yang baru.

Semoga Bermanfaat, Thank's...^_^.. Description: Rahasia Meraih Sukses Orang - Orang Cina | 2012 Rating: 3.5 Reviewer: ando_aja ItemReviewed: Rahasia Meraih Sukses Orang - Orang Cina | 2012
»»  Selengkapnya...
Browse: Home / Kiat Sukses | By : Mario Teguh

Kiat Sukses | By : Mario Teguh

Jelaslah mengenai kemajuan yang Anda inginkan.
Kita tidak mungkin mencapai keefektifan tertinggi kita, bila kita sendiri tidak mengetahui mengapa kita melakukan yang harus kita lakukan, dan mengapa hal itu menjadi keharusan.
Itu sebabnya hadiah terbesar bagi seseorang dalam memulai hari yang baru, adalah pengertian yang cemerlang mengenai mengapa mereka harus menjadi pribadi yang baru, yang melakukan hal-hal yang baru, dengan cara-cara yang baru, untuk tujuan-tujuan yang lebih penting.

Periksalah sikap Anda.
Alasan utama dari lambatnya pencapaian kemajuan bagi banyak pribadi adalah tidak tepatnya pilihan sikap.
Seorang pribadi yang sebetulnya tidak memiliki kompetensi untuk berhasil di suatu bidang, bisa tetap mencapai keberhasilan; karena dia menyikapi kekurangan-kekurangannya sebagai suatu keharusan untuk memberdayakan orang lain dan lingkungannya.

Jelaslah mengenai kemampuan yang Anda butuhkan untuk mencapai kemajuan yang Anda inginkan di masa sekarang ini.
Kemampuan untuk mencapai hasil yang kita inginkan tidak harus berasal dari diri kita sendiri. Kita disebut kreatif, karena kemampuan kita untuk mencapai hasil yang baik melalui keterbatasan-keterbatasan yang ada pada diri dan lingkungan kita.

Jelaslah mengenai apa saja yang harus Anda lakukan sekarang ini.
Banyak orang yang mengetahui dengan jelas apa yang ingin dicapainya, tetapi yang belum memiliki kejelasan mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai itu semua.
Anda yang bersegera dalam tindakan yang berniat baik, akan disegerakan dalam mencapai kebaikan.

Jadilah pribadi yang lebih lurus.
Dia yang jalannya lurus akan lebih cepat sampai. Sehingga dia, yang pribadinya menjanjikan perjalanan terpendek, akan dimuliakan dan dikedepankan sebagi penunjuk jalan.

Jadikanlah diri Anda pemimpin yang lebih tegas kepada diri sendiri.
Tidak mungkin ada seorang pribadi yang bisa menjadi pemimpin bagi orang lain, bila dia tidak mampu mencegah dirinya sendiri dari melakukan yang dilarangnya atas orang lain.

Sumber : Disini Sob...

Semoga Bermanfaat Untuk Sobat Semua,...^_^.., Thank's Description: Kiat Sukses | By : Mario Teguh Rating: 3.5 Reviewer: ando_aja ItemReviewed: Kiat Sukses | By : Mario Teguh
»»  Selengkapnya...
Browse: Home / Ingin Bisnis Anda Sukses? | Belajarlah Jadi "Goblok" !!!

Ingin Bisnis Anda Sukses? | Belajarlah Jadi "Goblok" !!!

Pasti Anda bingung dengan judulnya, ‘goblok’ kok dipelajari! Sejujurnya saya juga bingung, kenapa “goblok”…ternyata itu adalah cara Bob sadino terjun ke dunia bisnis

Bob Sadino terkenal dengan pengusaha yang ‘Nyleneh’ gaya dan pola pikirnya. Sejak dari jaman Soeharto, dia terkenal dengan ‘kostumnya’ yang selalu bercelana pendek. Begitulah cara Om Bob bertemu dengan semua presiden negeri ini.

Bob Sadino sering sekali mengeluarkan statement-statement nya yang super Nyleneh.

Misalnya dia tanya,”Menurutmu kebanyakan orang bisnis cari apa Jay?” Spontan kita jawab,”Cari untung om!” Kemudian Om Bob balik menjawab,”Kalo saya cari rugi!”

Dia menjelaskan, kalo bisnis cari untung, apa selamanya untung? Sama juga kalo bisnis cari rugi, apa selamanya rugi? Maknanya adalah, rugi tak perlu ditakuti. Bahkan karyawan Kemchicks (pabrik daging olahan)dan Kemfarms (exportir sayur dan buah) diijinkan untuk berbuat salah. Sampai-sampai ada karyawan yang pernah membuat kerugian US$ 5 juta dan masih bekerja sampai sekarang. Goblok atau Pintar? Trus apa maknanya belajar ‘Goblok’?

Bukankah banyak orang pandai tapi tak berhasil dalam usaha atau bahkan melangkahpun tak berani. Om Bob bilang, kalo orang ‘goblok’ itu tak pandai menghitung, makanya lebih cepat mulai usaha. Kalau orang pinter, menghitungnya ‘njlimet’, jadi nggak mulai-mulai usahanya

Orang ‘goblok’ berbisnis tidak berfikir urutan, sedangkan orang pinter, berfikir urut. Orang pintar tidak percayaan dengan orang lain, jadi semuanya mau dikerjain sendiri, seolah tak ada yang dapat menggantikan dirinya. Nah, kalau orang ‘goblok’, dia akan mencari orang pintar dan harus lebih pintar darinya, untuk menjalankan usahanya.

Orang pintar ketemu gagal, cenderung mencari kambing hitam untuk menutupi kekurangannya. “Ehm, situasi ekonominya lagi down”, atau “Pemerintah nggak mendukung saya”, kata orang pintar. Lain hal dengan orang ‘goblok’, jika ketemu gagal, nggak merasa kalau dia gagal, karena dia merasa sedang ‘belajar’.

Bahkan Om Bob juga mengatakan bahwa dia sebagai orang ‘goblok’ tidak melakukan perencanaan usaha, target ataupun mengenal cita-cita. Namun sebaliknya, semua karyawannya harus memiliki target dan perencanaan. Buahnya, orang ‘goblok’ yang jadi bossnya orang pintar.

Itulah adilnya Tuhan menciptakan orang pintar dan orang ‘goblok’. Masalahnya sekarang, siapa yang merasa pintar, siapa yang merasa goblok? Trus, enakan mana jadi orang pintar atau orang ‘goblok’? Jika Anda semakin bingung dengan tulisan saya, artinya bagus, berarti Anda mulai ….Goblok!

Kalau Anda emosi, berarti Anda pintar. Itu juga kata orang Om Bob lho..! Filosofi ‘goblok’ Bob Sadino, dia ibaratkan seperti air sungai yang sedang mengalir. Ketemu batu di depan, ya belok kanan atau belok kiri. Namun seperti air di sungai, kitapun harus siap dikencingi,
dibuangi sampah dan kotoran-kotoran yang lain. Jadi, pilih mana? GOBLOK atau PINTAR?

“Pengusaha tak harus pintar dalam segala hal. Tapi harus pintar mencari orang pintar”

Notes :
Terlalu Banyak Ide – Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

Miskin Keberanian untuk memulai –Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh” sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.

Telalu Pandai Menganalisis –Sebagian besar orang “pintar” sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

Ingin Cepat Sukses –Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

Tidak Berani Mimpi Besar – Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh” tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi – Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh” berpikir, dia pun bisa berbisnis.

Berpikir Negatif Sebelum Memulai – Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

Maunya Dikerjakan Sendiri – Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan – Orang “Pintar” menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.

Tidak Fokus – Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

Tidak Peduli Konsumen – Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh” ?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

Abaikan Kualitas -Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sednagnkan orang “pintar” sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

Tidak Tuntas – Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.

Tidak Tahu Pioritas – Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas

Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas – Banyak orang “Bodoh” yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,

Mencampuradukan Keuangan – Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.

Mudah Menyerah – Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

Melupakan Tuhan – Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.

Melupakan Keluarga – Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga.

Berperilaku Buruk – Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diatas kakinya sendiri.


Sumber 1
Sumber 2


Semoga Bermanfaat, Thank's..^_^.. Description: Ingin Bisnis Anda Sukses? | Belajarlah Jadi "Goblok" !!! Rating: 3.5 Reviewer: ando_aja ItemReviewed: Ingin Bisnis Anda Sukses? | Belajarlah Jadi "Goblok" !!!
»»  Selengkapnya...
 

Followers

Komentar Baru

widget by infoteknomedia
Buy me a cup of coffee

About Me

Copyright 2012 Teknologi Dan Media Informasi | by admin | Supported by infoteknomedia